Selasa, 07 Agustus 2018

Tips Manajemen Marah

Berikut adalah beberapa kiat manajemen kemarahan yang telah teruji -
  • Berpikir sebelum Berbicara - Kumpulkan pikiran Anda sebelum mengatakan apa pun.
  • Mengekspresikan Kemarahan dengan Tenang - Nyatakan pikiran dengan jelas tanpa menyakiti orang lain.
  • Berolahraga - Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik lain yang menyenangkan.
  • Timeout - Beberapa saat keheningan dapat membantu Anda memfokuskan pikiran Anda.
  • Mengenali Solusi - Daripada memikirkan apa yang membuat Anda marah, cobalah mencari penyelesaian atas masalah ini.
  • Gunakan pernyataan 'Saya' - Katakan, "Saya sudah menunggu untuk memeriksa presentasi Anda," alih-alih, "Anda tidak pernah menyelesaikan pekerjaan Anda dalam tenggat waktu."
  • Jangan dendam - Tidak realistis mengharapkan semua orang melakukan panduan Anda. Memaafkan dan melupakan dapat membawa banyak emosi negatif keluar dari sistem Anda.
  • Gunakan humor - Gunakan humor untuk menghilangkan situasi tanpa mengubahnya menjadi tidak bersahabat.
  • Berlatih keterampilan relaksasi - Berlatih bernapas dalam-dalam, mendengarkan musik.
  • Cari bantuan - Pertimbangkan mencari bantuan profesional jika kemarahan Anda benar-benar tidak terkendali.
Ingat kembali situasi yang membuat Anda marah, dan satu lagi yang menyebabkan Anda berubah menjadi marah. Sekarang bandingkan kedua situasi dan isi formulir.
  • Apa yang membuatmu marah? Bagaimana reaksi Anda terhadap situasi ini?
  • Perilaku apa yang paling ingin Anda hindari ketika Anda mengalami kemarahan?
  • Apa yang akan menjadi garis alternatif Anda?
  • Bagaimana Anda akan menghadapi tanda-tanda peringatan dini kemarahan?
  • Bagaimana Anda akan bersikap ketika Anda sangat marah?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Analisis Kemarahan

Kemarahan,  dengan kata sederhana, adalah reaksi seseorang terhadap perasaan terancam.   Ini dimulai dari ketidaknyamanan dan menyebabkan i...