Berikut adalah beberapa kiat manajemen kemarahan yang telah teruji -
- Berpikir sebelum Berbicara - Kumpulkan pikiran Anda sebelum mengatakan apa pun.
- Mengekspresikan Kemarahan dengan Tenang - Nyatakan pikiran dengan jelas tanpa menyakiti orang lain.
- Berolahraga - Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik lain yang menyenangkan.
- Timeout - Beberapa saat keheningan dapat membantu Anda memfokuskan pikiran Anda.
- Mengenali Solusi - Daripada memikirkan apa yang membuat Anda marah, cobalah mencari penyelesaian atas masalah ini.
- Gunakan pernyataan 'Saya' - Katakan, "Saya sudah menunggu untuk memeriksa presentasi Anda," alih-alih, "Anda tidak pernah menyelesaikan pekerjaan Anda dalam tenggat waktu."
- Jangan dendam - Tidak realistis mengharapkan semua orang melakukan panduan Anda. Memaafkan dan melupakan dapat membawa banyak emosi negatif keluar dari sistem Anda.
- Gunakan humor - Gunakan humor untuk menghilangkan situasi tanpa mengubahnya menjadi tidak bersahabat.
- Berlatih keterampilan relaksasi - Berlatih bernapas dalam-dalam, mendengarkan musik.
- Cari bantuan - Pertimbangkan mencari bantuan profesional jika kemarahan Anda benar-benar tidak terkendali.
Ingat kembali situasi yang membuat Anda marah, dan satu lagi yang menyebabkan Anda berubah menjadi marah. Sekarang bandingkan kedua situasi dan isi formulir.
- Apa yang membuatmu marah? Bagaimana reaksi Anda terhadap situasi ini?
- Perilaku apa yang paling ingin Anda hindari ketika Anda mengalami kemarahan?
- Apa yang akan menjadi garis alternatif Anda?
- Bagaimana Anda akan menghadapi tanda-tanda peringatan dini kemarahan?
- Bagaimana Anda akan bersikap ketika Anda sangat marah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar